Kiat Unik mempermudah Qiyamul Lail

Syafaat

Bisa bangun tengah malam untuk menunaikan shalat (tahajjud, witir dll.) menjadi dambaan setiap muslim yang ingin menggapai kemuliaan. Baik di al-Quran, hadis maupun di kitab-kitab karya para ulama terkenal, dijelaskan urgensi dan fadilah qiyamul lail. Bahkan, beberapa ulama menjadikan qiyamul lail itu sebagai senjata andalan terhadap berbagai persoalan hidup. Kadang, kriteria kesalehan seseorang itu diukur dari keistiqamahannya menunaikan qiyamul lail. Hanya saja, keinginan tersebut kerap menghadapi banyak kendala dan tidak mendapatkan hasil.

Saya termasuk kelompok orang yang belum istiqamah tersebut. Banyak cara sudah dilakukan mulai mengaktifkan alarm, jam beker sampai pengaturan pola makan dan mengawalkan  jam tidur, namun tetap saja ujung-ujungnya belum istiqamah, timbul tenggelam, yazid wa yanqush.

Bulan Maret lalu, dalam sebuah pelatihan CST (Corporate Spiritual Training) di BLK Murnajati Lawang, saya diundang sebagai pemateri dan sekamar dengan Bapak Muwafik Saleh (Pemilik dan Pemateri inti PT. Insan Dinami Indonesia). Saya termasuk orang yang kagum dengan keistiqamahannya menjalankan shalat malam. Kami berdua bertempat di kamar yang sama selama dua hari dua malam. Kegiatan pelatihan itu memasukkan qiyamullail sebagai program andalan. Ketika waktu menunjukkan jam 03.00 dinihari  alarm P. Muwafiq berdering saya pun ikut bangun. Hal yang menurut saya unik adalah bunyi alarm tersebut. Tidak seperti umumnya orang termasuk saya, menggunakan alarm yang tersetting di HP (default). Alarmnya berbunyi: qum….qum…..(bangun), sholli….sholli……(shalatlah), as-sholatu khoirum minan naum (shalat lebih baik daripada tidur). Alarm itu direkam dari suaranya sendiri.

Saya mendengar alarm tersebut teringat puluhan tahun yang lalu saat masih di pesantren dulu. Pengurus pesantren biasanya membangunkan dengan kalimat-kalimat yang mirip dengan alarm HP milik teman saya itu. Biasanya santri kalau sudah mendengar suara-suara itu, mereka bergegas untuk wudlu dan shalat Shubuh. Saya pikir ini ide cerdas untuk membangkitkan rangsangan otak untuk bangun sekaligus menghadirkan nuansa psikologis seperti di pesantren dulu.

Sepulang acara itu, saya coba meniru dengan merekam suara saya sendiri mirip kalimat-kalimat di atas. Agar efeknya lebih dahsyat, saya tambah kutipan ayat al-Qur’an yang menganjurkan qiyamullail. Apa hasilnya? Ternyata sangat luar biasa, meskipun alarm itu saya setting jam 03.00, alhamdulillah saya bisa bangun dengan mudah. Saya isi sholat, baca al-Qur’an, dzikir serta menulis artikel mencukupi sampai menjelang jamaah shalat Shubuh.

Sampai artikel ini ditulis, saya masih bisa istiqamah menjalankan qiyamullail tersebut, semoga tradisi ini bisa berlanjut sampai akhir hayat. Menurut saya prestasi ini melebihi kegembiraan saya saat diwisuda S1 maupun S2, karena itu pula yang menjadi cita-cita saya sejak lama. Terima kasih P Muwafiq atas inpirasinya, syukron jazilan ya Allah atas hidayah dan kemudahannya yang engkau karuniakan pada-ku.

(Malang, 6 April 2010)

About these ads

2 Responses

  1. ‘:; I am very thankful to this topic because it really gives great information .”‘

  2. asslmkm ustad…
    ketika ustad memberitahu tentang kiat mudah bangun mlam, rasanya sy pengen cepet2 buka website ustad…hampir setiap malam sy berniat untuk bangun malam, tp godaannya banyak. padahal alarm hp sy sdh sy setting seperti bunyi tlp, tp nihil. sy bru teringat niat sy ketika sudah doa fajar. pahahal wktu tsb adalah wkt yg baik untuk murojaah… mhon doanya ustad, sy akan mencoba kiat ustad, mg berhasil.

Tulis komentar/Pertanyaan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,157 other followers

%d bloggers like this: