Materi Khutbah Idul Fitri 2012 M / 1433 H

 (Idul Fitri, Bikin Hidup Lebih Bermakna) 

Oleh Syafaat

Download file Word Office

الخطبة الأولى

اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ

 ) الْحَمدُ لله كَثيْرًا واللهُ أكْبَرُ كَبِيْراً ، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأصِيْلاً ، لَهُ الْحَمْدُ جَلَّ وَعَلاَ عَلىَ نَعْمَائِهِ ، وَلَهُ الشُّكْرُ عَلىَ سَرَّائِهِ ، وَلَهُ الصَّبْرُ عَلىَ مَا قَضَى مِنْ بَلاَئِهِ ، وَأشْهَدُ أنْ لاَ إلهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ ، وَأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ ، نَبِيُّهُ الْمُصْطَفَى ، وَرَسُوْلُهُ الْمُجْتَبَى ، اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلهِ وَأصَحَابِهِ أجْمَعِيْنَ ، أمَّا بَعْدُ ، فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وإيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ ، وَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى وَخَابَ مَنْ طَغَى . قَالَ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ أعُوْذُ بِالله مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Allahu akbar 3X wa lillahil hamd

Kaum muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah SWT Marilah kita senantiasa tingkatkan iman dan taqwa pada Allah swt, terutama setelah kita ditempa oleh Ramadhan selama sebulan penuh secara intensif, semoga Allah senantiasa menjaga ketakwaan kita hingga ajal menjemput kelak dan menerima seluruh amal baik kita, amin. Syukur alhamdulillah, baru saja kegiatan ibadah selama Ramadhan telah tuntas kita jalankan. Kita berharap semoga semua amal kita diterima Allah, dan semoga semuanya menjadi media refresing yang mampu mengurangi kegundahan dan kepenatan hidup selama ini dan bisa mengurai berbagai masalah hidup yang mendera kita.

Semua kita punya masalah hidup, baik itu masalah diri kita sendiri, masalah keluarga, masalah pekerjaan, masalah dengan masyarakat. Terlebih kita hidup sekarang ini di zaman modern yang banyak tantangan dan godaan, di mana budaya korupsi, narkoba, seks bebas, penjajahan budaya, lunturnya jati diri bangsa, bobroknya moral. Syeikh Ali Al-khawwas, dalam kitab Ar-Risalah al-Qusyairiyyah, menawarkan lima solusi dari persoalan di atas:

دَوَاءُ الْقَلْبِ خَمْسَةُ أَشْيَاءَ: قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ بِالتَّدَبُّرِ، وَخَلاَءُ الْبَطْنِ، وَقِيَامُ الَّليْلِ؛ وَالتَّضَرُّعِ عِنْدَ السَحْرِ، وَمُجَالَسَةُ الصَّالِحِيْن.

Obat hati ada lima; membaca al-Quran dan menghayatinya, mengosongkan perut, bangun malam, dzikir khusyu’ tengah malam, berteman dengan orang-orang baik.

Dzikir, munajat dan baca al-Quran pun telah selesai kita panjatkan kehadirat Allah. Itulah sumber mata air ilahiyah yang mengalirkan keteduhan dan meneteskan embun kesejukan dalam sanubari kita. Ini sesuai firman Allah:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ . الرعد 28

Hati orang-orang mukmin itu menjadi tenang dengan mengingat Allah, Ingatlah hanya dengan mengingat Allah jua lah hati menjadi tenang.

Allah telah mentakdirkan kita, manusia ini, sebagai makhluk sosial, yakni makhluk yang selalu membutuhkan bantuan orang lain sekaligus dibutuhkan orang lain. Sehingga Islam mengatur hak dan kewajiban dalam hidup bertetangga dan bermasyarakat. Untuk itu, Islam mengajak kita untuk pandai-pandai memilih teman dan tetangga yang baik-baik agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang justru menjauhkan kita dari Allah. Islam mengajak kita untuk berbagi kasih dengan sesama melalui zakat, infaq maupun sedekah. Dengan demikian, hubungan kita dengan sesama yang selama ini cenderung nafsi-nafsi, egois dan tak ramah, kembali terjalin hubungan yang harmonis. Rasulullah bersabda:

السَّخِيُّ قَرِيبٌ مِنَ اللهِ قَرِيبٌ مِنَ النَّاسِ قَرِيبٌ مِنَ الْجَنَّةِ وبَعِيدٌ مِنَ النَّارِ . رواه البيهقي

Orang yang dermawan itu dekat dengan Allah, akrab dengan manusia, dekat dengan surga dan dijauhkan dari neraka.

Qiyamullaili yang telah kita jalankan, shalat tarawih, witir, tahajjud dll, juga ikut berperan mempertajam kepekaan spiritualitas kita, dan mampu menghadirkan kefitrahan kita sebagai makhluk Allah. Tugas utama manusia adalah menjadi hamba dan abdi dari sang pencipta. Sekecil apapun perbuatan kalau itu diperintahkan Allah atau mendatangkan ridlo Allah, maka itulah prioritas hidup yang kita jalani. Misi seorang muslim, tujuan hidupnya adalah ibadah dan cita-cita hidupnya ridlo Allah.

Ramadhan juga telah mengistirahatkan kerja organ biologis kita untuk sementara waktu dengan berpuasa mulai fajar sampai maghrib, agar nafsu kita terbiasa dalam mengendalikan makanan, minuman, hubungan biologis yang tidak halal. Keserakahan hidup biasanya diawali dari keserakahan dalam mengkosumsi tiga hal di atas, kemudian akan menjelma menjadi keserakahan jabatan, politik, eksploitasi lingkungan.

Allahu akbar 3X wa lillahil hamd

Kaum muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah SWT.  Berkurangnya beban hidup dan tekanan batin, pasca menjalani terapi puasa dan qiyamullail sebulan penuh, akan menjadi semakin sempurna dengan kehadiran hari raya Idul Fitri seperti pada hari ini. Perayaan Idul fitri/lebaran ini sungguh merupakan hiburan murah dan obat gratis untuk menyembuhkan segala derita kita selama ini. Lebaran mampu menyatukan anggota keluarga yang sebelumnya bercerai-berai. Lebaran dapat mengobati kerinduan orang tua pada anak-anaknya. Lebaran memberi kesempatan bagi anak untuk mencurahkan baktinya yang terbaik pada orangtua, baik saat beliau masih hidup maupun setelah meninggal.

Lebaran mengingatkan kita semua pada masa lalu yang indah bersama keluarga di kampung kelahiran yang sederhana dan bersahaja, sekaligus mengingat kembali pengorbanan dan jasa-jasa keluarga yang mengantarkan kita menjadi sukses seperti sekarang ini. Semua itu pasti mendatangkan keberkahan umur dan kemudahan rizki, sebagaimana sabda Rasulullah:

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ رِزْقُهُ ، أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَه . رواه البخاري

Barang siapa yang ingin rizkinya diluaskan dan umurnya dipanjangkan maka bersilaturrahimlah. Demi mengejar kemuliaan lebaran tersebut, sebagian saudara kita rela berdesak-desakan di dalam kendaraan yang bising dan pengap, sambil membawa tentengan tas yang berat. Bagi mereka, kondisi semacam itu tidak jadi soal, bahkan resiko perjalanan pun telah siap mereka terima. Harta bisa dikejar kapan saja, tapi momen untuk memadu kasih bersama keluarga di hari lebaran adalah sebuah dambaan yang tidak mungkin ditunda ataupun diganti.

Dengan kehadiran Ramadhan dan dikuti oleh hari raya Idul Fitri, kekeringan jiwa sudah mulai tersegarkan oleh tetesan embun ilahiyah, ruang-ruang hampa dalam tubuh kita, juga sudah mulai terisi, yaitu ruang sosial, ruang historis, ruang spiritual, ruang psikis dan biologis.

Allahu akbar 3X wa lillahil hamd

Kaum muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah SWT Mari kita bertekad untuk menciptakan nuansa Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari kita, mari kita tradisikan qiyamullaili karena ia adalah senjata pamungkas kita guna menghadapi kegalauan hidup. Melalui Ramadhan kita telah dilatih untuk berperilaku takwa secara permanen dan istiqamah, bukan dilatih untuk meninggalkannya setelah bulan berganti. Allah adalah tuhan kita di siang dan malam, disini dan disana, dulu dan sekarang, di dalam dan di luar Ramadhan.

Karenanya kita harus beristiqamah dalam ibadah, dalam al-Quran Allah berjanji:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ . فصلت :30

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan tuhanku adalah Allah, kemudian mereka beristiqamah, maka para malaikat akan turun pada mereka seraya mengatatakan, janganlah kalian taku dan sedih, bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan untuk kalian.

Itulah inti hidup yang harus kita pertahankan, agar ketenangan dan kualitas hidup menjadi milik kita. Amin. Terakhir, kita semua berharap semoga Allah, dengan agungnya ampunan-Nya, menjadikan ruh dan jiwa kita kembali fitrah, kembali suci dari segala dosa seperti saat kita terlahir di dunia ini, Ya Allah kalau engkau menghadirkan kami di dunia dalam kondisi fitrah, kami mohon ketika suatu saat kami berpulang juga pulangkan kami dalam keadaan fitrah.

Ya Allah beri kami kesempatan lagi untuk berjumpa dengan Ramadhan pada tahun-tahun mendatang, agar kami menikmati indahnya Ramadhan.

أعوذُ باللهِ مِنَ الشيْطانِ الرَّجِيْمِ قَدْ أفْلَحَ مَنْ تَزَكَّىْ وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّى ، جَعَلَنَا اللهُ وَإيَّاكُمْ مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَأدْخَلَنَا وَإيَّاكُمْ فِيْ عِبَادِهِ الصَّالِحِيْنَ وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ وَاسْتَغْفِرُوْهُ إنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

الخطبة الثانية

اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ

 الْحَمدُ للهِ حَمْداً كَثِيْراً طَيِّباً مُبَاركَاً فِيْهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى، وَأشْهَدُ أنْ لاَ إلَهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، أمَّا بَعْدُ: فَيَا أيُّهَا النَّاسُ، اِتَّقُوا اللهَ تَعَالَى حَقَّ التَّقْوَى. وَاعْلَمُوْا أنَّ اللهَ أمَرَكُمْ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلاَئِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعَالى إنَّ اللهَ وَمَلائِكَتِهِ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِيِّ يَا أيُّها الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ، الَّلهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا وَشَفِيْعِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ وَأصْحَابِهِ أجْمَعِيْنَ وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ سَيِّدِنَا أبي بَكْرِ نِ الصِّدِّيْقِ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وَعَنْ كُلِّ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ إلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ وَعَلَيْنَا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ ، الَّلهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأمْوَاتِ إنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ يَا قَاضِيَ الحْاَجَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا أرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

19 Responses

  1. mhn izin dicopy untuk bahan khutbah ustadz. jazakallahu khairan katsir

    • silakan, smg manfaat

  2. ustadz izin copy buat bahan khutbah

    • Silakan, smg manfaat

  3. Ustad minta izin mengcopy utk bhn khutbah. Terima kasih

  4. Trm kasih ya, mau sy baca teks khutbahnya bsk

  5. aslmkm,ustadz mohon izin donlod khutbah ini,insyaalooh mau sy baca utk khutbah hari raya nanti,jazakumulloh

    • Silahkan semoga bermanfaat

  6. mohon ijin untuk di bacakan khutbahnya di surabaya

    • Silahkan semoga bermanfaat

  7. Assalamu alaikum ustadz,

    Saya berumah tangga yg terpaksa berjauhan dgn suami karena tugasnya di luar pulau. Suatu ketika saya menemukan foto seorang perempuan di hpnya, dan terdapat info bahwa suami saya pergi ke diskotik dgn alasan menjamu tamu.
    Karena terbawa emosi saya marah dan mengancam suami bshwa saya minta cerai kalau dia tdk bs menjauhi maksiat spt ke diskotik, berteman terlalu dekat dengan perempuan.
    Bagaimana sikap saya menurut agama, sbg istri saya sgt takut suami terjerumus dlm dosa yg lbh besar apapun alasannya….
    Seringkali suami saya berjanji tdk mengulangi tp janji tinggal janji….apakah saya harus bertahan ustad..bgmn memohonkan hidayah untuk suami…..saya sering memotivasi suami agar segera memutuskan wirausaha agar tdk ada tuntutan berpisah dgn keluarga dgn alasan tuntutan tugas, menjamu rekanan bisnis dgn perempuan/diskotik dll atas permintaan rekanan bisnis juga susah menolak krn tuntutan tugas….suami sering tersinggung dgn nasehat saya.dia sering bilang saya terlalu belebihan. Dia bahkan bilang bahwa semua itu sdh lazim dlm bisnis menurut dia yg penting sbg suami tdk merusak rmh tangganya sendiri….bukankah jelas jelas mendekati maksiat juga suatu dosa….bgmn mengajak suami lbh takut pada Rabbnya.? Kl dia krg menghargai istri dlm berbagi ilmu agama ttp dia tdk mau memperdalam agama. Mohon pencerahannya ustad….

    Saya ingin miliki keluarga yg sakinah yg senantiasa menjunjung tinggi kaidah kaidah agama dan selalu takut pada Rabbnya….

    Amiiin

    • Waalaikumussalam, saya ikut prihatin membaca cerita keluarga ibu. Saran saya terus laksanakan tugas keseharian ibu sebagai istri sebaik2nya, demikian jga pernah berhenti utk mengingatkan istri demi kebaikan keluarga. Pada saat yg sama ibu juga meningkatkan ibadah dan doanya pd Allah, serta mhn agar segera suami diberi keinsyafan sambil ibu juga introspeksi jgn2 ada yg salah pd diri ibu yg membuat suami tdk betah di rumah dll. Setelah semua dilaksanakan dg sebaik2nya, lalu pasrahkan pd Allah ttg apa yg terjadi kemudian, perbanyak doa: “Hab lana minas sholihin” sebanyak2nya. Semoga badai besar ini segera berlalu dg indah, amin.

    • Assalamu alaikum Ustadz,

      Terima kasih atas jawabannya…..
      Saya juga terus belajar introspeksi diri. Sebagai manusia biasa saya juga sering mhn nasehat dari para orang tua. Setiap selesai sholat saya sering hidiyah fatihah untuk suami dgn doa ditunjukkan jalan yang lurus…saya pribadi menyadari saya bukan wanita sempurna baik fisik maupun keimanan. Saya sering menangis menyesali pernikahan saya karena saya tdk mendapatkan imam yg spt idaman saya. Saya khawatir aqidah saya juga rusak krn imam saya tdk mengajarkan saya bagaimana beribadah yang tumaninah dan menjauhi api neraka….
      Karena sdh 11thn saya menjalani pernikahan yg sering melukai hati saya, saya sempat terpikir mengakhiri agar aqidah saya bisa selamat dan anak anak saya tdk dlm pengasuhan keluarga yg tdk damai.
      Kalo melihat kembali jalannya pernikahan kami dan mengkaitkan dgn rumah tangga yg dicontohkan dlm al qur an sptnya jauh sekali dari tuntunan kitabullah…..
      Imam keluarga orientasinya hanya meraih kebahagiaan materi. Dan mengukur kebahagiaan dari sisi materi yg sdh didapatkannya, sbg wanita yg ruang geraknya dibatasi saya ingin membuat rumah tangga saya bernuansa islami, menyekolahkan anak anak ke sekolah islam karena kami bukan org yg khusyuk yg mampu mendidik agama. Ttp sering bertentangan dgn keinginan bapaknya. Sekolah umum agar mereka bs maju katanya sekolah islam tdk bs maju.
      Kadang saya membantah perintah suami jika tdk sesuai nurani saya. Dan menurut pandangan agama dilarang. Bgmn seorang wanita spt saya bs meraih syurga ustadz…krn menurut agama ridho suami adalah syurga bagi wanita. Ttp jika ternyata tabiat suami jauh dari tuntunan agama bgmn agar bs bertahan tanpa ada perselisihan dan tdk merugikan masa depan anak anak kami.
      Bagaimana membuat diri saya yakin doa memohonkan hidayah suami dikabulkan oleh Allah SWT, sehingga tdk ada perasaan galau menunggu suami bertobat karena saya sdh dihinggapi perasaan kurang respect terhadap suami karena terlalu seringnya mengecewakan saya….dan bertindak melampai batas larangan agama?

      Mohon bimbingannya ustadz. Karena org miskin ilmu spt saya kurang bs mempraktekkan apa yg diperintahkan Allah untuk sabar….

      Terima kasih…

    • Waalaikumussalam, ada bbrp tujuan dr pernikahan; (1) menciptakan kedamaian (sakinah), (2) menyambung cita2 melalui anak, (3) menambal kekurangan kita dg kelebihan pasangan, (4) membuat tangga menuju kebahagiaan abadi di akherat, (5) beribadah melalui pengabdian tulus pd pasangan, (6) saling mengingatkan utk kebaikan, (7) bekerjasama utk meniti dakwah dan perjuangan. Saya berharap dlm keluarga ibu, msh ada yg diperjuangkan dari 7 poin tsb, namun jika sama sekali tdk ada yg bs diharapkan, bahkan sebaliknya banyak mendatangkan madlarat, maka silahkan cari hal yg terbaik diantara 2 hal yg buruk (akhaffud dlororoin) apakah bertahan ataukan cerai. Niati kita bertemu krn Allah, berpisahpun jg krn Allah. Tidak taat kepada suami diperbolehkan manakala suami mengajak utk tdk taat pd Allah. Saya ikut berdoa, semoga solusi segera datang. Amin

  8. izin pkai khutbahnya,tuk d pkai sbgai konsep khutbah!

  9. Makasih ustadz. emang sih, sepintas seperti nyanyiane mas opick. tapi ga pap ding, semoga bermanfaat. minta izin donlod ya?

  10. Mohon ijin saya bacakan khutbah ini di masjid kampungku, terimakasih jaza kumullohu khoiron katsir, amin

  11. Iki lagi ngupas nyanyiane Mas Opik?

  12. semoga mnjdi manusia yang kur’ani dan warga yang madani

Tulis komentar/Pertanyaan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,079 other followers

%d bloggers like this: