Konsultasi Agama


Bagi teman-teman mahasiswa, guru, dosen, rakyat biasa, pejabat yang ingin mengkonsultasikan persoalan agama (Islam) dan keluarga sakinah atau curhat positif, dipersilahkan untuk mengisi pertanyaan di bawah ini. Pertanyaan atau curhat tersebut akan dijawab oleh saya, teman-teman dosen PAI, para ustadz/kyai yang mampu menjawabnya. Hal merupakan salah satu upaya merealisasikan prinsip tawashaw bil haq wa tawashaw bish shobr di antara kita. Kepuasan saya tidak terletak pada kemampuan saya dan teman-teman menjawab pertanyaan, akan tetapi terbukanya kembali semangat berislam secara mudah dan menyenangkan. Jawaban dari pertanyaan akan tersaji di bawah kotak pertanyaan atau bisa dilihat dalam halaman tersendiri di sini. Bagi yang pertanyaan belum sempat saya jawab, mohon maaf sebesar-besarnya dan harap bersabar, insyaallah saya berusaha menjawab semua pertanyaan sesuai dengan kemampuan saya dan atas segala keterbatasan ilmu saya, juga mohon maaf dan sarannya (Syafaat)

 

468 Responses

  1. Assalamu alaikum pak..
    Saya punya teman yang saya rasa di begitu fanatik terhadap Islam, ya sebenarnya itu suatu hal yang benar, karena sebaik-baiknya hamba Allah ya harus mempelajari segala sesuatunya tentang Islam itu sendiri semakin mendekatkan diri pada Allah.
    Dan jika dia menemukan suatu pembelajaran baru dia beritahukan dan berbagi kepada orang lain untuk bisa sama-sama memperbaiki diri untuk semakin dekat dengan Allah.
    Tapi yang jadi masalah orang-orang disekitar yang sering dikirimi pesan broadcast olehnya jadi merasa dia orang yang sok Islami dan bahkan broadcastnya dianggap mengganggu saja.
    Padahal yang dia lakukan hanya sekedar menyampaikan agar kita sama-sama semakin mendekatkan diri.
    Saya sendiri pun juga kadang jadi ikut berfikiran seperti orang-orang yang ikut dikirimi pesan tersebut, jadi berfikir sok Islami dan mengganggu.
    Jadi bagaimana seharusnya saya menyikapi teman saya itu dan tanggapan orang-orang disekitar.

    • Boleh fanatik, tp harus diimbangi ilmu.

  2. Assalamu’alaikum…
    Ustadz bagaimana hukumnya mengganti nazar? Saya pernah bernazar akan mengajak keluarga ke tempat A, namun saya bermaksud menggantinya ke tempat B. Apakah diperbolehkan? Terimakasih, Jazakallah….

    • Boleh sj, asal diganti dg yg setara dan tdk ada maksud merekayasa.

  3. Asslam…. Ustad, ini pertanyaan saya y kesekian kali. terimakaih atas tanggapannya. Saya selama ini mengikuti imam maliki yang mewajibkan fatihah bagi seorang makmum dalam sholat. bagaimana seandainya seorang makmum tidak semurna baaa fatihahnya, semisal baru sampai ayat 4 atau 5? saya sering seperti itu soalnya karna imam terlalu cepat ketika rakaat shirriyah.

    • Secara fiqih shalat anda sah, krn fatihah makmum ditanggung imam, namun jika kurang mantap, pindahnya ke imam lainnya sj yg lbh pelan dan tumakninah.

  4. Assalamuaalikum pak ustazd.

    nama saya rio, saya mohon pencerahan terhadap masalah yang saya hadapi sekarang ini, saya telah menikah diam-diam tanpa sepengethuan wali dari istri saya, krn waktu itu hubungan kami ditentang oleh keluarga istri saya dikarenakan waktu itu saya masih berstatus suami dari istri saya yg pertama, ( sekarang saya telah resmi bercerai dengan yg pertama )

    dalam pernikahan itu kami menyadari bahwa nikah kami tidak syah karena tidak sepengetahuan walinya atau nikah tanpa wali ( ayahnya )
    kemudian kami bertaubat dan minta dinikahkan lagi oleh wali/ayah istri saya, tetapi kami takut mengakui pernikahan kami sebelumnya, karena kami takut mengecewakan orang tuanya,

    jika orang tuanya tidak mau menikahkan kami dengan syah krn berbagai alsan apakah boleh kami menikah lagi tanpa seizin walinya? ( krn walinya di kategorikan wali yg membangkang )

    atau harus kah kami mengakui dan tentunya akan membuat orang tua istri saya kecewa jika mengetahui kami sudah menikah hampir setahun yg lalu tanpa sepengethuannya ?

    kami bingung apa yg harus kami lakukan, disisi lain kami takut berdosa dan murka Allah krn nikah pertama yg tanpa wali yang syah ( sama dgn zina ) jika kami terus bersama.
    dan di sisi lain kami takut mengecewakan orang tuanya jika kami mengakui sudah menikah tanpa seizin dan sepengetahuan mereka.

    mana yg terbaik kami lakukan.

    1) nikah lagi tanpa seizin wali nya ( tapi walinya sudah mengetahui rencana kami, ) krn dia menolak menikahkan krn alasan kakaknya belum/mau minikah 4 bulan lagi

    2) kami mengakui pernikahan yg pertama ( tentunya akan menimbulkan kemarahan dan kekecewaan orang tuanya )

    3) berpisah saja tanpa status yg jelas pada istri saya ( saya merasa kasihan jika berpisah krn satusnya yg tidak jelas )

    4) menunggu sampai kakak istri saya menikah terlebih dahulu tanpa mengakui pernikahan kami yg telah lalu.. ( tapi kami ragu bisa menahan diri dan kami takut berzina krn nikah ini batil )

    mohon pencerahannya pak ustazd

    terimakasih

    Assalmualaikum wr wb

    • Setiap niat baik hrs diikuti dg cara yg baik pula. Saya yakin dengan niat baik dan bicara baik2 dg keluarga istri serta mengakui kekhilafan di masa2 lalu, tdk ada hal yg tdk mungkin diraih, coba dulu seraya menaruh optimisme bahwa keinginan anda akan menjadi kenyataan. Yakinkan org lain jika anda adalah orang baik yg pantas dihormati dan percaya. Jangan mengulangi kesalahan yg sama, dua kali. Nikah tanpa wali tdk sah, membiarkan istri terkatung2 tanpa status jg salah, jalan terbaik adalah taubat dan memulai hidup baru yg sesuai dg syariat Islam. Semoga segera tuntas dan bahagia selalu.

  5. Assalamu’alaikum Ustadz.
    Begini ustadz, istri saya mulai haid (keluar darah) pada tgl 25 Juni jam 2 siang sampai 30 Juni sore kemudian bersih (tdk keluar darah) dan di kira sdh salesai haidnya maka istri saya trs melaksanakan sholat, puasa dan kewajiban yg lain2 (hubungan suami istri). Tetapi pada tgl 5 Juli keluar darah lagi jam 2 siang. Bagaimana hukumnya sholat, puasa dan kewajiban yg lain2nya ustadz? sebelum ini istri saya haidnya lancar tidak terputus-putus seperti sekarang. Mohon penjelasannya Ustadz. Terima kasih.

  6. Assalamu’alaikum Ust,
    Mohon penjelasannya bagaimana hukumnya kita ma’mum pada imam yg tdk membaca bismillah pada Fatihahnya..? Terima kasih.

    • Ada 2 kemungkinan imam yg kedengaran tdk baca basmalah, kemungkinan prtm sesungguhnya baca basmalah hanya sj sirri (tdk keras), ini jelas tdk membatalkan shalatnya makmum. Kemungkinan kedua, memang tdk baca basmalah. Meski tdk dibenarkan dlm madzhab Syafii, tp madzhab Hanafi msh membolehkan, jd ini jg sebetulnya tdk membatalkan shalat, selama tdk ada keraguan dr makmum atas apa yg dilakukan imam.

  7. Assalamu’alaikum.
    Ustd, dimana saya bisa mendapatkan kitab Taqrib model baru? apakah di kebumen sudah ada? Terima kasih.

    • Ada di saya, tp blm saya gandakan banyak.

    • Maaf ustadz bagaimana saya bisa mendapatkannya? Terima kasih

    • Kpn2 main ke Malang, mampir ke rumah saya akan beri gratis. Saya tdk mau mengirim, krn stok terbatas

  8. asslm ustad..sy mw bertanya…
    dosa kh seorang ibu yg bekerja n harus menitipkan ank ny kpd pengasuh..sedangkan suaminya tidak bekerja…bgaimn hukum ny jika seorang suami yg tidk bekerj????sedangkan yg bekerja adalah istriny??dn apkh dosa seorang ibu bila ank di asuh oleh suaminy yg tidak bekerja??
    terimakasih ustad…

    • Bekerja bg suami adlh fardlu ain dan dosa bila tdk melakukannya, sdg istri bekerja hukumnya fardu kifayah jika suami menganggur atau sakit. Kebutuhan pangan lbh primer dibanding pendidikan/pengasuhan anak. Jd dlm keadaan darurat ibu bekerja dan ayah (yg mengnggur) mengasuh anak, diperbolehkan.

  9. Assalamualaikum Ustaz, terimaksih atas kesediannya menjawab pertanyaan2 saya.

    saya pernah singgah di suatu tempat, dimana imam masjid dan pemimoin doa dalam keiatan keagamaan ternyata bacaannya sangat jauh dari ilmu tajwid yang saya tau. ada beberapa ustaz setempat yang sepertinya membiarkan. Karena sedikit gusar, saya pernah menulis surat tanpa nama pengirim dengan maksud mengingatkan imam masjid tersebut. Namun ternyata hal itu sampai sekarang membuat saya merasa selalu bersalah, sedangkan saya tidak pernah kembali ke tempat tersebut. Bagaimana pendapau Ustaz terhadap permasalahan saya ini?

    Terimakasih,
    Wassalamu’alaikum….

    • Saran saya, jika anda merasa gusar dan sdh pernah berusaha utk mengingatkan, maka berarti gugur sdh kewajiban anda utk meluruskan yg benar. Tp utk berikutnya sebaiknya anda menghindar utk sholat di belakang imam tsb. Hukumnya haram menjadi makmum dari orang yg diyakini shalatnya tdk sah.

    • terimakasih atas kesedian Ustaz menanggapi pertanyaan saya. Walaupun saya hanya mengingatkan dengan surat kaleng Ustaz? karena saya hanya merasa sebagai pendatang sementara, dan hal ini yang membuat saya merasaberalah sampai sekarang.

  10. Assalamu alaikum.
    Ust, sy telah membaca webnya hizbutahrir tentang khilafah tp sy blm paham apa itu khilafah & wajibkah kita mengikutinya? Trmksh

    • Sebaiknya menghindari Hizbut Tahrir

  11. Assalamu’alaikum….
    Ust ada hal yang ingin saya tanyakan. Ada seorang ust yang anaknya jadi caleg, belakangan sang ustad seringkali minta agar anaknya dibantu ketika pemilihan dengan diiringi dengan kata2 tidak ikhlas kepada warga/jamaah atas ilmunya klw tidak dibantu. Bahkan dengan kalimat yang agak mengancam jika ada warga/jamaah yang tidak membantu. Bagaimana menurut Ust dan tolong diberikan dalilnya…
    Terimaksih banyk, wassalamu’alaikum…

    • Wss. Tdk ada kewajiban bg kita utk taat pd guru/pemimpin yg mengajarkan kemaksiatan pd Allah: لا طاعة لمخلوق في معصية الخالق. Menurut saya, dg memaksa kita utk memilih calon tertentu adalah bagian dari mewajibkan sesuatu yg Allah tdk mewajibkannya. Kalau ingin tdk menyinggung perasaan guru, iya-kan sj tp kenyataannya anda punya pilihan sendiri.

    • Terimkasih banyak Ust atas pencerahannya…

  12. Askum Ust, bgmnkah doa n amalannya agar adik sy cpt dpt jodoh n nikah? syukron katsir.

    • رب لا تذرها فردا وأنت خير الوارثين baca sebanyak2nya

  13. assalamu alaikum pak…
    sy mmpunyai adik berusia 15 thn, kls 1 SMA, dia anak bungsu dari 5 bersaudara. mempunyai tabiat yang kadang mempunyai kami kakak2nya heran. disuruh shalat lgsung mmberontak, didiamkan malah ga pergi sms skali. begitupun klo disuruh hal-hal yang baik, misalnya belajar, menyapu, membersihkan rumah dll. Bulan lalu aku menyita hp nya karena sering menelpon sampai larut malam. Aku tanya siapa laki-laki itu, dia menjawab teman. selalu temen teman teman. kami kakak2nya menyarankan ke Bapak (ibu meninggal 2 thn lalu) di masukkan ke pesantren krn sebenarnya tipikal adik saya wktu SMP sangt baik. Shalat, tdk mau memakai bju seksi (sampai sekarang). jadi kami berpikiran mgkin pengaruh dari tmannya yg sering nelpon dia, jd sifatnya seprti uring-uringan setiap ditanya. mgkin jika dimasukkan di pesntren sifat basicnya akan kembali, ada yg lbh bisa menyentuh hatinya jika bicara dengan dia. Tapi bapak tdk setuju dgn alasan tdk bisa berpisah dengan dia. Mohon bantuannya ustads, apa langkah terbaik yg kami tempuh. terima kasih.
    wassalam

Tulis komentar/Pertanyaan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,157 other followers

%d bloggers like this: