Kiat Sukses Menjadi Leader di Perusahan Multi Nasional

sukses

Berikut ini ceramah motivasi sukses yang disampaikan oleh Ning Wahyu Astutik (Alumnus UM Era 1993), yang kini menjadi Presiden Direktur PT. Pratama Pribadi Industri dalam acara Wisuda mahasiswa UM tgl 12 oktober 2013:

Adalah suatu kebanggaan dan kehormatan luar biasa buat saya, untuk bisa berdiri disini, disalah satu almamater terbaik di negeri ini. Almamater yang dikenal sebagai perguruan tinggi unggul dan menjadi rujukan dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi. Almamater ini adalah alma­mater kebanggaan dan kecintaan saya, dan sudah menjadi bagian dalam hidup saya dan berperan luar biasa besar dalam menjadikan siapa saya sekarang

Dua puluh tahun lalu, saya berdiri sebagai wisudawati, lulus dari IKIP Negeri Malang. Dan sejak hari itu, saudara-saudara saya berusaha mencarikan pekerjaan untuk saya sebagai guru magang. Saya tahu, saya tidak siap menjadi guru karena karakter saya yang sangat suka petualangan, tantangan, dan sangat dinamis. Meskipun demikian, banyak saudara yang mengatakan bahwa saya pasti akan menjadi guru karena saya lulusan keguruan dan sebagai perempuan, paling bagus adalah menjadi guru.Guru sungguh profesi yang sangat mulia, saya tahu itu, namun demikian, saya merasa bahwa itu bukanlah profesi yang tepat buat saya, dan apapun yang dikatakan oleh saudara-saudara saya, saya tetap mencari pekerjaan lain dan memiliki keyakinan besar, bahwa saya akan mendapatkan pekerjaan sesuai dengan karakter dan kapabilitas saya diluar keguruan.

Kemudian saya berangkat ke Jakarta, dan seolah Allah mendengarkan doa saya, saya diterima bekerja di sebuah PMA yang memproduksi sepatu, sebagai staff marketing. Saya bersyukur berada dibagian itu, karena sesuai dengan apa yang saya inginkan – itu sangat dinamis, penuh tantangan dan petualangan dalam arti berpetualang melakukan perjalanan  bisnis, melihat, mendengar, dan belajar hal-hal baru. Hal pertama yang saya lihat ditempat kerja saya maupun diperusahaan lain yang menjalankan bisnis serupa waktu itu adalah banyaknya orang asing, dan dominasi laki-laki hampir disemua posisi kunci.

Sebagai pendatang baru, apalagi perempuan, saya sadar bahwa saya harus melakukan usaha dua kali lebih keras dari laki-laki, karena asumsi bahwa perempuan itu lemah, bahwa perempuan itu tidak berpikir logis tetapi emosional, bahwa perempuan akan berhenti bekerja jika menikah sehingga perusahaan tidak akan mempercayakan posisi kunci kepada perempuan, dll. Tetapi saya tidak pedulikan itu, saya fokus belajar beradaptasi secepat mungkin serta mempelajari bisnis sepatu dengan sungguh-sungguh dari proses pembuatannya hingga manajemen bisnis sepatu itu sendiri. Saya berusaha melakukan sesuatu yang terbaik yang bisa saya lakukan dan selalu mencari hal-hal baru untuk saya pelajari, juga berpikir hal-hal apa yang bisa saya perbaiki, dan saya akan lakukan secara berbeda. Saya sudah berkomitmen dalam diri saya bahwa saya siap melakukan lebih dari yang lain, untuk menjadi lebih dari yang lain.

Dua tahun setelah menjadi staff marketing di perusahaan sepatu PT. Karet Murni Jalita, saya melanjutkan karier saya di PT. Framas Plastic Technology, sebuah perusahaan Jerman yang mensupply komponen-komponen injection plastic ke beberapa perusahaan sepatu brand terbaik diberbagai negara, sebagai Marketing Manager. Tentu saja adaptasi kembali harus dilakukan, karena kultur perusahaan dan posisi saya yang berbeda. Apalagi, saya hanya berbekal dua tahun menjadi staff marketing diperusahaan sebelumnya.

Tantangan menjadi lebih beragam, namun demikian saya melihatnya sebagai kesempatan memperkaya diri dengan ilmu-ilmu pengetahuan baru berhubungan dengan bisnis sepatu.!

Perjalanan karir saya berlanjut ketika saya bergabung di PT. Korin Technomic, tiga tahun kemudian, sebagai Direktur Marketing. Secara core business, PT. Korin memiliki persamaan dengan PT. Framas, namun demikian saya kembali dihadapkan kepada kultur, atmosfer dan system managemen yang sangat berbeda. Dengan puluhan tenaga asing, kendala bahasa membuat tantangan semakin kompleks, apalagi saat itu penghargaan terhadap perempuan dibisnis ini belumlah sebaik sekarang.

Karena saya menjadi satu-satunya BOD perempuan, dan persepatuan masih didominasi laki-laki, maka saya sepenuhnya sadar bahwa tantangan-tantangan yang harus saya hadapi semakin tinggi. Di situlah saya dihadapkan pada pilihan bahwa saya harus membuktikan saya layak mendapatkan kepercayaan diposisi itu, dan saya harus membuktikan kemampuan terbaik saya secara konsisten dan terus menerus. Dan untuk membuktikan hal tersebut, saya bicara melalui bahasa yang bisa dipahami oleh semua level, secara jelas dan terukur yaitu melalui Key Performance Indicator.

Lima tahun bekerja di PT. Korin Technomic, saya melanjutkan karir saya ke PT. Pratama Abadi Industry dimana saya bekerja hingga kini. PT. Pratama Abadi Industry adalah perusahaan asing yang didalamnya memiliki beberapa anak perusahaan. Secara grup, jumlah karyawan PT. Pratama sekitar 35 ribu karyawan dan masih akan terus bertambah dan berkembang seiring dengan perkembangan bisnis kami.

Saya banyak belajar dan sekaligus mengembangkan diri diperusahaan ini. Saya memulai tugas sebagai Direktur Marketing di salah satu anak perusahaan, kemudian menjadi Direktur Manufacturing dipusat, diperbantukan lagi di anak perusahaan yang lain, dan kembali ke pusat sebagai Direktur Bisnis, dan terakhir sampai sekarang sebagai Presiden Direktur. Perusahaan yang sekarang saya kelola, berusia 2 tahun, berada di Sukabumi, memiliki 10.200 karyawan perhari ini, dan akan terus berkembang hingga sekitar 15 ribu karyawan sampai tahun depan.

Untuk adik-adik yang hari ini sedang diwisuda, saya menunggu bergabungnya adik-adik untuk bekerja bersama-sama saya. Kelak saya ingin, ada diantara adik-adik yang ada disini, yang akan dapat membuktikan bahwa adik-adikpun bisa menjadi yang terbaik, bahkan jauh lebih baik dari saya.  Saya bersyukur, karena secara karir saya diberikan banyak sekali kemudahan oleh Allah. Saya yakin, semua itu bukan hanya karena usaha dan doa saya, tetapi juga doa restu orang tua saya yang tiada putus-putusnya.

Perjalanan karir saya memberikan banyak hal yang bisa saya bagi kepada adik-adik. Di antaranya adalah nilai-nilai berikut.

1 .Adaptasi dan Daya Tahan

Mengutip teori Darwin mengenai pentingnya adaptasi sebagai berikut :

“It is not the strongest of the species that survives, nor the most intelligent. It is the one that most adaptable to change”.

2. Hidup Itu Menyediakan Banyak Pilihan.

Saya mengutip apa yang dikatakan oleh Albert Einstein seperti yang tertulis di buku T. Robert Kiyosaki, 2013 :

” Everybody is a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will lives its whole live believing that its stupid ”

Seperti yang saya ceritakan diatas, bahwa saya mungkin bisa jadi guru karena bekal pengetahuan saya, tetapi saya memilih untuk berkarya dibidang berbeda, dan saya menemukan dunia saya. Kitalah yang paling tahu tentang diri kita, kemampuan kita, kekurangan kita dan kemauan serta harapan-harapan kita. Sekarang adik-adik siap untuk melanjutkan langkah. Kenalilah diri sendiri terlebih dahulu, supaya adik-adik bisa mengambil keputusan-keputusan dengan penuh percaya diri dan presisi.

3. Jangan Batasi Diri

Mengutip Franklin D Roosevelt

“The only limit to our realization tomorrow will be our doubts of today”.

Seringkali, orang gagal bukan karena orang lain, tetapi karena diri mereka sendiri. Mereka membatasi diri mereka dengan hal-hal yang mereka buat, semisal : karena gender, karena jarak, karena menikah dll.

4. Ciptakan Yang Berbeda

Persaingan semakin keras, semua berlomba-lomba mengasah diri menjadi yang terbaik. Tetapi, tetap, yang memiliki dan mampu menciptakan sesuatu yang berbeda yang akan memenangkan persaingan.

5. Gigih

Kesuksesan adalah rangkaian dari proses. Dan semua proses butuh waktu, kesabaran, daya tahan serta usaha terbaik secara konsisten dan terus menerus.

6. Bersiaplah Untuk Sukses

Integritas, menjadi salah satu kunci untuk keberhasilan. Yaitu, kesesuaian antara apa yang kita inginkan, pikirkan, ucapkan dan lakukan. Kalau kita menginginkan kesuksesan, maka buktikanlah itu dengan tindakan. Banyak orang menginginkan sukses, tetapi hanya ‘ingin’, tetapi tidak ‘siap’. Pada saat dihadapkan pada satu tantangan, mereka lebih memilih mencari jalan lain untuk kemudahan sesaat atau menyerah.

7. Fokus

Sebelum melangkah, tentukanlah tujuan. Kenali dan pahami dimana anda ‘berada’ sekarang, sehingga anda tahu anda harus kearah mana, dan dengan cara apa untuk sampai tujuan secara efektif dan efisien. Setelah itu, fokuslah dengan apa yang anda lakukan. Banyak orang tertinggal karena sibuk mengurusi orang lain, lupa pada tujuan sendiri. Fokus, menjadi kunci.

8. Alasan Itu

Pernahkah Kita Berpikir Untuk Apa Kita Diciptakan ? Sebagai penutup, pesan saya adalah : Future is right here and right now. Masa depan itu adanya tepat disini dan tepat disaat sekarang. Apapun yang kita lakukan sekarang, menentukan apa yang terjadi pada kita dimasa depan. Mulailah dengan mimpi besar, lakukan yang terbaik, secara konsisten dan terus menerus. Adik-adik adalah lulusan dari salah satu Perguruan Tinggi Unggul dan Terbaik dinegeri ini dan sudah pasti memiliki bekal untuk bersaing didunia professional. Raihlah mimpi anda, buatlah perbedaan dan perubahan yang bermanfaat. Di manapun, kapanpun dan siapapun anda, Anda bisa, Harus Bisa, Pasti Bisa !!!.

Pidato ini dikutip dari orasi Ilmiah “Ning Wahyu Astutik” dalam rangka Wisuda Universitas Negeri Malang, 12 Oktober 2013

Tulis komentar/Pertanyaan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: