Kalau bisa menghafal cepat, mengapa harus lama?

Tasyakuran Qoyyimah1I

Alhmadulillah di usianya yang baru empat bulan, Bayt at-Tahfidz Cahaya Qurani (BTCQ) telah mengantarkan satu santriwatinya khatam setoran bil ghoib 30 juz. Dia adalah Qoyyimah, mahasiswi semester VIII Fakultas Pertanian Brawijaya.  Dia bersama delapan santriwati lainnya memulai nyantri di BTCQ mulai tanggal 1 Januari 2014. Santriwati asal Pujon Kab. Malang ini  setelah memulai hafalannya di PP. Luhur, lalu meneruskannya di BTCQ mulai juz 16. Meski kesibukannya sebagai mahasiswi, dia masih menyempatkan diri untuk menambah hafalan baru rata-rata tiga halaman setiap hari, sehingga perbulan dia mampu menghafal 3-4 juz perbulan.

Sungguh ini merupakan prestasi yang luar biasa.  Hingga pada bulan ke-4 (tepatnya tanggal 30 April 2014) mampu menuntaskan hafalannya 30 juz. Di keesokan harinya tepatnya pada tanggal 1 Mei 2014/1 Rajab 1434, BTCQ mengadakan tasyakuran sederhana bersama para santriwati BTCQ, santriwati PP. Sabilurrasyad Gasek, para tetangga, ustadz Abdul Aziz, ustadz Dr. Muhibbin.

Sejak awal berdirinya, memang BTCQ bertekad ingin mengantarkan para santrinya untuk menuntaskannya hafalannya secepat mungkin, terutama santri yang berstatus mahasiswa. Mengingat perjuangan untuk menyelesaikan hafalan pasca lulus kuliah, sangat berat bahkan nyaris mustahil. Dengan demikian, BTCQ berharap para santri mampu menyandingkan gelar sarjana dan gelar hafidz/hamil al-Quran secara bersamaan.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, BTCQ menerapkan sistem non stop tahfidz, yaitu tiada hari tanpa setoran dan murajaah. Sabtu-Minggu atau hari libur tetap hari aktif untuk menghafal, termasuk liburan panjang kuliah. Untuk menghindari rasa jenuh, seminggu sekali dilakukan evaluasi dan motivasi (pada Sabtu Malam), materi kajian kitab At-Tibyan (pada Rabu Malam), dan riyadlah (dzikir dan sholat) untuk menguatkan hafalan (pada Kamis Malam). Di samping itu para santri juga wajib mengikuti istima’ul Quran dari pengasuh dan Khatmil Quran antar mereka (pada Minggu Pagi dan siang).

Kendatipun program ini berat untuk santri mahasiswa, namun sejauh ini mereka tetap enjoy dan betah. Tanpa disadari mereka merasakan hasil yang lebih cepat dari yang mereka targetkan. Mereka semula mentargetkan selesai antara 3-4 tahun, ternyata kurang dari setengah tahun sudah ada yang selesai. Insyaallah bulan Juli dan Agustus nanti juga akan khatam dua santri lagi. Semoga Allah melancarkan dan memudahkan para santri dalam menghafalkan kitab sucinya, amin.

 

 

4 Responses

  1. sangat menyukai jika santri dan banyak orang lebih cepat lagi menghafalnya

  2. Apakah harus mukim, Ustadz? saya ingin sekali bisa hafalan Qur’an…. :-)

  3. SUBHANALLAH…..Luarrr Biasa…
    semoga kelak saya
    mendapatkan istri yang
    demikian….amiennnn

  4. SUBHANALLAH…..Luarrr Biasa…semoga kelak saya mendapatkan istri yang demikian….amiennnn

Tulis komentar/Pertanyaan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: